Daftar Masjid Bersejarah di Kota Jakarta

Uncategorized

Daftar Masjid Bersejarah di Kota Jakarta

Ketika disebut Sunda Kelapa, Jakarta pernah menjadi salah satu pusat penyebaran Islam di Indonesia. Bersama dengan Kesultanan Demak, Sunda Kelapa bekerja sama untuk mengusir Portugis dari Malaka.

Perkembangan Islam dari zaman Sunda Kelapa, Batavia, hingga Jakarta menjadikan ibu kota Indonesia memiliki banyak masjid bersejarah.

Dikutip dari sumber terpercaya menjelaskan banyak bangunan masjid bersejarah di kota Jakarta berikut adalah beberapa masjid bersejarah yang dapat anda kunjungi di Jakarta:

1. Masjid Jami Al-Atiq, Desa Melayu Besar

Masjid ini didirikan pada abad ke-16 dan merupakan peninggalan Maulana Hasanuddin, Sultan Banten pertama.

Masjid ini memiliki atap gedung bertingkat sebagai lambang untuk tanda panah pertahanan.

Daftar Masjid Bersejarah di Kota Jakarta

Simbol ini juga ada di beberapa masjid di Jawa Tengah dan Jawa Timur, seperti Masjid Demak, Masjid Sunan Giri dan Gresik.

Masjid ini telah direnovasi beberapa kali. Area masjid asli dapat dilihat di perbatasan empat pilar yang berdiri kokoh di dalamnya.

2. Masjid Jami An-Nawier Pekojan

Masjid ini akrab dengan nama masjid Jami Pekojan, yang didirikan oleh Komandan Dahlan, seorang imam yang dihormati pada saat itu.

Di utara masjid adalah makam komandan, yang dikelilingi oleh batu berukir dari abad ke-18.

Masjid, salah satu pusat penyebaran Islam di Jakarta, dapat menampung 2.000 sholat Jumat.

3. Masjid Al-Anwar Muara Angke

Masjid mungil di Jakarta barat ini memadukan arsitektur Belanda, Banten kuno, dan Cina.

Masjid tersebut dikatakan sebagai titik pertemuan pasukan bersenjata Pangeran Fatahillah dan Tubagus Angke untuk memerangi Belanda.

Arsitektur masjid ini adalah kombinasi dari gaya Belanda, Banten lama dan Cina, di mana pertemuan rahasia dilakukan untuk meluruskan Belanda.

4. Masjid Istiqlal

Selain Monumen Nasional (Monas), Masjid Istiqlal juga merupakan ikon kota Jakarta.

Semua dua pemimpin yang datang ke Indonesia, seperti Barack Obama, harus meluangkan waktu untuk mampir.

Presiden pertama Indonesia, Sukarno, membangun masjid ini empat tahun setelah deklarasi kemerdekaan.

Masjid yang dirancang oleh Frederich Silaban dapat menampung 200.000 orang percaya.

Masjid ini juga bersebelahan dengan katedral, sehingga kedua tempat ibadah berbagi ruang parkir setiap tahun untuk acara keagamaan.

5. Masjid Agung Sunda Kelapa

Masjid, yang didirikan pada tahun 1970-an, tidak memiliki kubah, drum, zodiak, bulan atau ornamen yang biasanya milik masjid pada umumnya.

Arsitek bernama Abbas membangun menara masjid seperti perahu, yang merupakan simbol pelabuhan Sunda Kelapa, tempat para pedagang Muslim berdagang dan menyebarkan hukum Islam di masa lalu.

6. Masjid Meutia

Masjid adalah warisan budaya Belanda yang digunakan sebagai kantor pos dan perusahaan kereta api.

Setelah pengusiran Belanda, bangunan ini pernah digunakan sebagai kantor Angkatan Laut Jepang.

Setelah kemerdekaan Indonesia, gubernur Jakarta Ali Sadikin meresmikan bangunan menjadi masjid pada tahun 1987.

7. Masjid Al Anshor

Masjid ini adalah masjid tertua di Jakarta, yang didirikan pada 1648 dan merupakan peninggalan bangsa Moor di Jakarta.

Sejauh ini, bangunan itu masih bangga dan terletak di tengah kawasan perumahan yang padat.

8. Masjid Agung Al-Azhar

Masjid di kompleks sekolah Al-Azhar, dibangun pada tahun 1958, didirikan oleh 14 tokoh Masyumi.

Masjid ini diresmikan oleh pemerintah daerah DKI Jakarta sebagai salah satu dari 18 situs pengembangan sejarah di Jakarta dan telah menjadi warisan budaya nasional sejak 19 Agustus 1993.

9. Masjid Al-Makmur Cikini

Masjid yang dibangun sejak 1860 ini adalah salah satu masjid tertua di Jakarta.

Sejauh ini tidak ada yang berubah dalam pembangunan masjid dan masjid ini telah ditetapkan sebagai warisan budaya Jakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *